DUASISIinvestigasi.COM, POHUWATO — Nama YL yang sebelumnya disebut dalam informasi terkait lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) DAM, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, akhirnya memberikan bantahan.
YL membantah memiliki keterlibatan dengan lokasi PETI yang mengalami longsor pada Rabu malam, 12 Agustus 2026.
Bantahan tersebut disampaikan YL saat dikonfirmasi DUASISIinvestigasi.COM, Jumat (14/08/2026). Menurut YL, lokasi yang disebut-sebut berkaitan dengan dirinya justru berada jauh dari titik lokasi kejadian longsor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Itu bukan lokasi yang disebutkan milik saya, melainkan jauh dari titik lokasi kejadian,” ujar YL.
YL juga menyebut bahwa lokasi yang menjadi titik terjadinya insiden longsor tersebut berkaitan dengan pihak lain.
“Di lokasi kejadian itu milik FP dan KS,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan YL untuk meluruskan informasi yang sebelumnya beredar terkait dugaan keterlibatannya dengan lokasi PETI tempat terjadinya longsor.
Sementara itu, insiden longsor di kawasan PETI DAM Hulawa dilaporkan menimbun sejumlah penambang. Informasi awal menyebut lima penambang menjadi korban, dengan empat di antaranya disebut merupakan warga Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.
Dalam penelusuran di lapangan, muncul pula informasi dari narasumber yang menyebut kemungkinan masih terdapat korban lain yang tertimbun. Narasumber memperkirakan jumlahnya kurang lebih 10 orang, namun informasi tersebut hingga kini belum dapat dipastikan secara independen.
Keterangan mengenai kemungkinan adanya korban lain yang masih tertimbun menjadi bagian yang masih ditelusuri oleh tim media.
DUASISIinvestigasi.COM mendorong pihak terkait untuk segera melakukan penelusuran terhadap lokasi kejadian guna memastikan kondisi sebenarnya dan memastikan apakah masih terdapat korban yang belum ditemukan.
Tim Media DUASISIinvestigasi.COM masih melakukan investigasi dan verifikasi terhadap berbagai informasi yang diperoleh di lapangan, termasuk memastikan titik lokasi kejadian, jumlah korban, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan aktivitas di lokasi tersebut.
Pemberitaan selanjutnya akan disampaikan berdasarkan hasil konfirmasi dan fakta lapangan yang berhasil dihimpun.
Red-DSI.COM










