Di Balik Kecelakaan PETI Tomula: Ekskavator Tergelincir, 3 Korban Luka, Satgas Desak Penelusuran RN, PN dan RM

Kamis, 3 September 2026 - 09:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISIinvestigasi.COM, POHUWATO – Insiden kecelakaan kerja di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Tomula, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, kembali menjadi sorotan. Sebuah ekskavator dilaporkan tergelincir saat hendak menuju lokasi aktivitas tambang pada Rabu (2/9/2026), dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka serius.

Tiga korban yang disebut terdiri dari seorang operator ekskavator dan dua pekerja. Mereka dilaporkan mengalami luka pada bagian kaki dan pinggang.

Namun, kecelakaan tersebut tidak berhenti pada persoalan teknis alat berat. Satgas PW Investigasi meminta aparat penegak hukum tidak hanya melihat peristiwa tersebut sebagai kecelakaan kerja semata, tetapi juga menelusuri siapa saja yang berada di balik aktivitas PETI di kawasan Tomula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Satgas PW Investigasi menyebut nama RM dan PN yang diduga berkaitan dengan ekskavator yang mengalami kecelakaan. Satgas meminta aparat memeriksa seluruh aspek yang berkaitan dengan keberadaan alat berat tersebut, termasuk kepemilikan, pengoperasian, hingga pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas di lokasi.

Satgas juga menyinggung nama RM. Namun, berbagai tudingan yang diarahkan kepada RM tersebut masih merupakan pernyataan dari narasumber Satgas PW Investigasi dan belum merupakan kesimpulan hukum maupun fakta yang telah dikonfirmasi aparat penegak hukum.

Pernyataan Satgas bahkan menyebut adanya dugaan bahwa RM dan PN merasa memiliki perlindungan karena mengaku “terhubung di semua lini”. Di sisi lain, RM disebut oleh Satgas sebagai pihak luar yang diduga memiliki kepentingan tertentu dalam aktivitas di Pohuwato.

Atas rangkaian informasi tersebut, Satgas PW Investigasi mendesak Polres Pohuwato melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

“Kami mendesak Polres Pohuwato untuk menangkap RM yang merupakan orang luar dan diduga sebagai pengumpul atensi di Pohuwato. Kami juga mendesak agar RN dan PN diperiksa terkait insiden kecelakaan alat berat ini. Harus diproses supaya ada efek jera,” demikian pernyataan Satgas PW Investigasi.

Satgas juga meminta aparat tidak berhenti pada pemeriksaan terhadap korban maupun operator alat berat. Menurut mereka, penyelidikan perlu diarahkan untuk mengurai rantai tanggung jawab, pihak yang menguasai atau mengoperasikan alat berat, serta siapa yang diduga berada di balik aktivitas PETI Tomula.

Meski demikian, tudingan mengenai keterlibatan maupun peran pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum. Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Pohuwato mengenai hasil penyelidikan kecelakaan tersebut maupun dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam aktivitas PETI Tomula.

Media ini menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan keterlibatan RN, PN dan RM dalam pemberitaan ini bersumber dari keterangan Satgas PW Investigasi. Media tidak menyimpulkan atau membenarkan tudingan tersebut sebagai fakta hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, RN, PN dan RM belum berhasil dikonfirmasi. Hak jawab dan klarifikasi dari kedua pihak tetap terbuka dan akan diberitakan secara proporsional apabila disampaikan kepada redaksi.

RED

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Resmi Berproduksi, Dorong Pertambangan Rakyat Berbasis Legalitas dan Lingkungan
40.555 Kasus ISPA, Ketum DPP AKPERSI: Herman Deru Gagal Hentikan Dampak Karhutla
Dugaan Begal Bersenjata Parang di Hutan Lindung Pohuwato Viral, Postingan Sitti Maryam Tuai Sorotan
Satnarkoba Pohuwato Gerebek Kos di Sipatana, Sabu dan Alat Isap Disita
PETI Molosifat Utara Digerebek! 4 Excavator Disita, 5 Orang Diamankan Polisi
BEM FH Gelar Nobar G30S/PKI, Mahasiswa Diajak Membaca Sejarah Secara Kritis dan Berimbang
AKPERSI Parungpanjang Pacu Kompetensi Jurnalistik, Siapkan Anggota Menuju UKW Berintegritas dan Profesional
AKPERSI Soroti Dua Sisi Perkara: Penahanan Jefry Taha dan Laporan Dokter Rifky
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:29 WITA

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Resmi Berproduksi, Dorong Pertambangan Rakyat Berbasis Legalitas dan Lingkungan

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:53 WITA

40.555 Kasus ISPA, Ketum DPP AKPERSI: Herman Deru Gagal Hentikan Dampak Karhutla

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:34 WITA

Dugaan Begal Bersenjata Parang di Hutan Lindung Pohuwato Viral, Postingan Sitti Maryam Tuai Sorotan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 01:15 WITA

Satnarkoba Pohuwato Gerebek Kos di Sipatana, Sabu dan Alat Isap Disita

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:18 WITA

PETI Molosifat Utara Digerebek! 4 Excavator Disita, 5 Orang Diamankan Polisi

Berita Terbaru