Gubernur Sulut YSK Instruksikan Distan dan PU Tindaklanjuti Laporan Petani: Jangan Tunggu Terlalu Lama

Rabu, 23 April 2025 - 23:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINAHASA – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjend TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling menghadiri kegiatan panen raya padi sawah bersama Kelompok Tani (Poktan), Bertempat di Desa Touliang. Kec. Kakas. Kab. Minahasa. Rabu, 23 April 2025.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulut dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan itu, Gubernur sendiri tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi turut menyerap langsung aspirasi dan keluhan petani di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekedar panen, ini bagian dari mendengar langsung suara rakyat. Kita ingin memastikan bahwa produksi pangan berjalan baik dan petani kita mendapat dukungan yang nyata,” ujar Yulius.

Gubernur mengatakan, Ada salah satu petani menyampaikan persoalan utama yang mereka hadapi, mereka kelompok tani sangat berharap bantuan alat pemotong padi dan perbaikan jalan. Kalau panen bagus tapi jalan rusak, hasil tidak bisa cepat dibawa keluar.

“Maka itu saya langsung instruksikan Dinas Pertanian dan Dinas PU untuk segera menindaklanjuti laporan ini. Jangan tunggu terlalu lama. Petani butuh solusi, bukan janji,” tegas Yulius.

Langkah responsif dan pendekatan dialogis yang diambil tentunya dapat mempengaruhi sektor pertanian dan menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.(**)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

AKPERSI: Hentikan PETI Liar, Bangun Tata Kelola Tambang Berbasis IPR dan Koperasi
Keluarga Korban Datangi Polres Pohuwato, Desak Kejelasan Hasil Autopsi Kasus Kematian Pemuda Bumbulan
Gorontalo sebagai Episentrum Pers: Wawali Indra Gobel Support Agenda Nasional AKPERSI
Legitimasi Profesionalisme Pers: DPRD Kota Gorontalo Dukung UKW AKPERSI sebagai Instrumen Standarisasi Jurnalis
Lurah Siduan Tegaskan Imbauan Moral: Judi Ancam Tatanan Sosial, Adat, dan Masa Depan Generasi
Akpersi Bongkar Dugaan Mark-Up Fantastis Proyek Jembatan Rp12,4 Miliar di Boalemo, BPJN Gorontalo Bungkam!
AKPERSI Kecam PETI Dengilo: Air Jebol Lumpuhkan Akses Warga, Desak Penutupan dan Legalisasi Tambang via IPR dan Koperasi
Kader Gerindra Boalemo Imran Uno Jalankan Amanah DPP, Serahkan Parsel Kehormatan kepada Bupati Boalemo
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:54 WITA

AKPERSI: Hentikan PETI Liar, Bangun Tata Kelola Tambang Berbasis IPR dan Koperasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:41 WITA

Keluarga Korban Datangi Polres Pohuwato, Desak Kejelasan Hasil Autopsi Kasus Kematian Pemuda Bumbulan

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:23 WITA

Gorontalo sebagai Episentrum Pers: Wawali Indra Gobel Support Agenda Nasional AKPERSI

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:52 WITA

Legitimasi Profesionalisme Pers: DPRD Kota Gorontalo Dukung UKW AKPERSI sebagai Instrumen Standarisasi Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 12:54 WITA

Lurah Siduan Tegaskan Imbauan Moral: Judi Ancam Tatanan Sosial, Adat, dan Masa Depan Generasi

Berita Terbaru