IMRAN UNO Ungkap Proses Hukum Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Masuki Tahap Pemanggilan Terlapor

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISIinvestigasi.COM, Gorontalo — Proses penanganan perkara yang menyeret Ketua DPD AKPERSI Gorontalo kini memasuki tahapan lanjutan dalam mekanisme hukum. Hal tersebut disampaikan langsung oleh IMRAN UNO, S.Pd.i., C.ILJ, pada Kamis (28/05/2026), terkait perkembangan penanganan kasus yang sementara bergulir di pihak kepolisian.

Menurut Imran, proses hukum saat ini telah berada pada tahap pemanggilan terhadap pihak terlapor guna dimintai klarifikasi dan keterangan lebih lanjut oleh penyidik. Ia menegaskan bahwa seluruh proses masih berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Alhamdulillah, tahapan proses daripada kasus yang menyeret Ketua DPD AKPERSI Gorontalo sudah dalam tahapan pemanggilan yang terlapor. InsyaAllah akan disegerakan pada hari Selasa untuk dimintai keterangan kembali dari yang melaporkan, dan sekaligus akan mengundang terlapor untuk serta dimintai keterangan,” ungkap Imran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Imran menjelaskan bahwa agenda pemeriksaan terhadap pihak pelapor yang sedianya dilaksanakan lebih awal, terpaksa mengalami penjadwalan ulang karena bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Meski demikian, ia memastikan bahwa proses penanganan perkara tetap berjalan dan hanya mengalami penundaan administratif.

“Jadi itu proses, karena masih Hari Raya Idul Adha maka pemeriksaan kembali untuk yang melaporkan hari Senin masih ditunda, nanti dijadwalkan di hari Selasa minggu depan,” tambahnya.

Perkembangan kasus ini turut menjadi perhatian publik, khususnya di kalangan insan pers dan organisasi AKPERSI di Gorontalo. Pasalnya, perkara yang menyeret nama Ketua DPD AKPERSI tersebut dinilai memiliki implikasi terhadap citra organisasi serta dinamika hubungan antar pihak yang terlibat.

Di sisi lain, sejumlah pihak berharap agar proses hukum yang berlangsung dapat dilakukan secara objektif, profesional, dan transparan tanpa intervensi pihak mana pun. Penegakan hukum yang proporsional dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum sekaligus memastikan perlindungan terhadap hak-hak seluruh pihak dalam perkara tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor diketahui masih menunggu agenda resmi pemanggilan dari penyidik guna memberikan klarifikasi atas laporan yang tengah diproses.

Redaksi DPD AKPERSI

Facebook Comments Box

Berita Terkait

AKPERSI Soroti Dua Sisi Perkara: Penahanan Jefry Taha dan Laporan Dokter Rifky
Temukan Persoalan Lahan Karangsia, DPP AKPERSI Surati Menteri Kehutanan
Di Balik Penahanan Bang Yoker: AKPERSI Bongkar Pasien Anak, Keributan hingga Desakan Audit RS
P-21 Tuntas, Satreskrim Polres Pohuwato Serahkan Dua Tersangka dan Dua Excavator PETI Dengilo ke Kejari
Gusnar Rupu Soroti Rapat DPRD Pohuwato Dinilai Formalitas, Hindari Akar Masalah
Ketua Umum DPP AKPERSI Minta Audiensi dengan Presiden Prabowo Bahas Persoalan Lahan Karangsia
DPP AKPERSI Turun ke Karangsia, Kawal Aspirasi Warga dan Dorong Presiden Prabowo Hadir Tuntaskan Persoalan Lahan PT BMH
Kecelakaan PETI Tomula Berbuntut Panjang, Satgas PW. Investigasi Desak Peran RM, RT dan PN Diusut
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:00 WITA

AKPERSI Soroti Dua Sisi Perkara: Penahanan Jefry Taha dan Laporan Dokter Rifky

Selasa, 22 September 2026 - 16:01 WITA

Temukan Persoalan Lahan Karangsia, DPP AKPERSI Surati Menteri Kehutanan

Kamis, 17 September 2026 - 17:37 WITA

Di Balik Penahanan Bang Yoker: AKPERSI Bongkar Pasien Anak, Keributan hingga Desakan Audit RS

Jumat, 11 September 2026 - 20:10 WITA

P-21 Tuntas, Satreskrim Polres Pohuwato Serahkan Dua Tersangka dan Dua Excavator PETI Dengilo ke Kejari

Jumat, 11 September 2026 - 19:25 WITA

Gusnar Rupu Soroti Rapat DPRD Pohuwato Dinilai Formalitas, Hindari Akar Masalah

Berita Terbaru