Gusnar Rupu Soroti Rapat DPRD Pohuwato Dinilai Formalitas, Hindari Akar Masalah

Jumat, 11 September 2026 - 19:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISIinvestigasi.COM, POHUWATO — Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo terkait dugaan maladministrasi dan penyimpangan prosedur Program Beasiswa Kedokteran Pemda Pohuwato terus menuai kritik pedas dari kalangan aktivis.

Aktivis Pemuda Pohuwato, Gusnar Rupu, menilai langkah DPRD Kabupaten Pohuwato yang baru-baru ini menggelar rapat evaluasi bersama dinas terkait sama sekali tidak menjawab akar persoalan utama. Tanggapan dari Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, yang menyodorkan hasil rapat evaluasi Komisi III dianggap sekadar tindakan defensif untuk meredam isu tanpa menyelesaikan temuan pelanggaran administrasi.

“Rapat evaluasi yang disodorkan pihak DPRD itu cuma lips service dan formalitas belaka. Mereka hanya fokus pada soal teknis keterlambatan pembayaran UKT dan menekan mahasiswa penerima beasiswa. Ketua DPRD dan jajarannya terkesan sengaja menghindar dan tidak menyentuh akar masalah yang dibeberkan Ombudsman, yaitu adanya dugaan kuat penyimpangan prosedur seleksi dan maladministrasi oleh birokrasi,” ujar Gusnar Rupu tegas, Jumat (11/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gusnar menambahkan, publik saat ini menantikan tindakan nyata dari fungsi pengawasan legislatif, bukan sekadar lempar handuk atau pengalihan isu ke masalah keuangan.

“Klarifikasi dan sikap Ketua DPRD ini tidak menjawab pertanyaan publik. Masa ada temuan hukum dan mekanisme yang ditabrak oleh Pemda, tapi DPRD malah sibuk mengevaluasi IPK mahasiswa? Seharusnya DPRD berani membongkar poin-poin LHP Ombudsman itu ke publik dan menindak tegas oknum pejabat teknis yang bermain,” tambahnya.

Atas kondisi tersebut, Gusnar Rupu mendesak Pimpinan DPRD Pohuwato untuk tidak tinggal diam dan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara terbuka dengan memanggil Ombudsman Gorontalo, Bupati Pohuwato, serta Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

“Jika DPRD terus pasang badan atau pura-pura tidak tahu soal penyimpangan prosedur ini, kami pastikan elemen gerakan mahasiswa dan masyarakat Pohuwato akan turun ke jalan menuntut transparansi total,” tutup Gusnar. RED

Facebook Comments Box

Berita Terkait

P-21 Tuntas, Satreskrim Polres Pohuwato Serahkan Dua Tersangka dan Dua Excavator PETI Dengilo ke Kejari
Ketua Umum DPP AKPERSI Minta Audiensi dengan Presiden Prabowo Bahas Persoalan Lahan Karangsia
DPP AKPERSI Turun ke Karangsia, Kawal Aspirasi Warga dan Dorong Presiden Prabowo Hadir Tuntaskan Persoalan Lahan PT BMH
Kecelakaan PETI Tomula Berbuntut Panjang, Satgas PW. Investigasi Desak Peran RM, RT dan PN Diusut
Pihak SPBU Paguat Sebut Pemisahan Antrean Mobil Sulit Diterapkan, Ini Alasannya
Yanto Samarang Kritik Pola Antrean BBM di SPBU Paguat
Pengantri Umum Keluhkan Kebijakan SPBU Paguat: Antrean Dibaurkan dengan Pengisian Berulang
BREAKING: Somel Milik Warga Kaaruyan di Mananggu Terbakar, Penyebab Belum Diketahui
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:10 WITA

P-21 Tuntas, Satreskrim Polres Pohuwato Serahkan Dua Tersangka dan Dua Excavator PETI Dengilo ke Kejari

Jumat, 11 September 2026 - 19:25 WITA

Gusnar Rupu Soroti Rapat DPRD Pohuwato Dinilai Formalitas, Hindari Akar Masalah

Rabu, 9 September 2026 - 22:25 WITA

Ketua Umum DPP AKPERSI Minta Audiensi dengan Presiden Prabowo Bahas Persoalan Lahan Karangsia

Selasa, 8 September 2026 - 09:48 WITA

DPP AKPERSI Turun ke Karangsia, Kawal Aspirasi Warga dan Dorong Presiden Prabowo Hadir Tuntaskan Persoalan Lahan PT BMH

Selasa, 8 September 2026 - 09:32 WITA

Kecelakaan PETI Tomula Berbuntut Panjang, Satgas PW. Investigasi Desak Peran RM, RT dan PN Diusut

Berita Terbaru