Menata Ulang Sungai Pasca Tambang, YR.Team Lanjutkan Normalisasi Tiga DAS di Dengilo

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISIinvestigasi.COM, Pohuwato — Upaya pemulihan lingkungan pasca aktivitas pertambangan di Kecamatan Dengilo kembali dilanjutkan oleh YR.Team. Setelah sempat dilaksanakan pada Senin lalu, kegiatan normalisasi wilayah aliran sungai (DAS) kembali digelar pada Rabu, (28/01/2026), di tiga titik strategis yang dinilai mengalami tekanan ekologis cukup serius.

Tiga lokasi yang menjadi fokus normalisasi tersebut meliputi Sungai Bubalango di Desa Hutamoputi, Sungai Nanati di Desa Popaya, serta Sungai Tihuo di Desa Karya Baru. Ketiganya berada dalam satu kawasan hidrologis yang saling terhubung dan memiliki peran vital bagi keseimbangan lingkungan serta aktivitas sosial-ekonomi masyarakat setempat.

Ketua YR.Team, Iskandar Dalangko, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi dalam merespons dampak sedimentasi sungai pasca tambang yang berpotensi mengganggu daya dukung lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tempat normalisasi ini berada di tiga titik DAS yang ada di Kecamatan Dengilo. Kemarin sempat dilakukan pada hari Senin, dan hari ini, kembali kami lanjutkan di Sungai Bubalango Desa Hutamoputi, Sungai Nanati Desa Popaya, serta Sungai Tihuo Desa Karya Baru,” ujar Iskandar.

Menurutnya, normalisasi sungai tidak semata dipahami sebagai pekerjaan teknis pengangkatan material sedimentasi, melainkan sebagai langkah korektif dalam menjaga stabilitas ekosistem sungai dari hulu hingga hilir. Sungai, dalam perspektif ekologis, merupakan sistem kehidupan yang menopang sektor pertanian, ketersediaan air, hingga mitigasi risiko bencana banjir.

Iskandar menjelaskan bahwa aktivitas pertambangan yang tidak diimbangi dengan pemulihan lingkungan berpotensi mempercepat degradasi sungai, mulai dari pendangkalan, perubahan alur air, hingga penurunan kualitas lingkungan hidup masyarakat di sekitar DAS. Oleh karena itu, keterlibatan langsung di lapangan menjadi bentuk tanggung jawab moral dan sosial YR.Team terhadap ruang hidup warga.

“Kami ingin menegaskan bahwa aktivitas ekonomi harus berjalan seiring dengan kesadaran ekologis. Lingkungan yang rusak akan menimbulkan beban sosial jangka panjang. Normalisasi ini adalah ikhtiar untuk memulihkan fungsi sungai sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat,” tambahnya.

Pelaksanaan normalisasi melibatkan berbagai elemen, baik dari internal YR.Team maupun dukungan masyarakat setempat. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada perbaikan fisik sungai, tetapi juga mendorong lahirnya kesadaran berkelanjutan akan pentingnya menjaga daerah aliran sungai sebagai aset ekologis bersama.

Dengan dilanjutkannya normalisasi di tiga titik DAS tersebut, YR.Team berharap dapat meminimalisir risiko banjir, memperbaiki aliran air, serta memperkuat sinergi antara kepentingan lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat Kecamatan Dengilo.

Red-DSI.COM

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Semarak HUT AKPERSI ke-2 dan KLTV ke-6, DPC AKPERSI se-Kalbar Resmi Dilantik, Santunan Anak Yatim Warnai Peringatan
Jefry Yoker Taha Apresiasi Kesuksesan HUT RI ke-81 di Jalteng
BNNP Gorontalo Perkuat Gerakan Bersama: Edukasi, Rehabilitasi hingga Pemberantasan Menuju Gorontalo BERSINAR
APBN Besar, Hasil Dipertanyakan: Proyek KNMP Pentadu Barat Menuai Gelombang Kritik
Tragedi PETI DAM Hulawa, AKPERSI Pertanyakan Siapa Pengendali di Balik Aktivitas Tambang
YL Bantah Keterlibatan di Lokasi Longsor PETI DAM Hulawa
Ketua Umum DPP AKPERSI Apresiasi Kapolres Purworejo, Hukum Harus Jadi Panglima
Lima Penambang Tertimbun Longsor PETI DAM Hulawa, Muncul Informasi Korban Lain Masih Tertimbun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:23 WITA

Semarak HUT AKPERSI ke-2 dan KLTV ke-6, DPC AKPERSI se-Kalbar Resmi Dilantik, Santunan Anak Yatim Warnai Peringatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:14 WITA

Jefry Yoker Taha Apresiasi Kesuksesan HUT RI ke-81 di Jalteng

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:11 WITA

BNNP Gorontalo Perkuat Gerakan Bersama: Edukasi, Rehabilitasi hingga Pemberantasan Menuju Gorontalo BERSINAR

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:33 WITA

APBN Besar, Hasil Dipertanyakan: Proyek KNMP Pentadu Barat Menuai Gelombang Kritik

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Tragedi PETI DAM Hulawa, AKPERSI Pertanyakan Siapa Pengendali di Balik Aktivitas Tambang

Berita Terbaru

Advertorial

Jefry Yoker Taha Apresiasi Kesuksesan HUT RI ke-81 di Jalteng

Senin, 24 Agu 2026 - 10:14 WITA