Janji Tinggal Janji: PAHAM Dituding Prank Warga Mananggu, Jalan Tak Dibangun, Kepercayaan Runtuh

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISIinvestigasi.COM, Boalemo – Pemerintahan PAHAM kembali menjadi sorotan tajam publik setelah dinilai gagal menepati janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat Kecamatan Mananggu. Janji melanjutkan pembangunan jalan lurus yang digaungkan saat masa kampanye kini berubah menjadi kekecewaan mendalam, menyusul berdirinya bangunan Koperasi Merah Putih di lokasi yang seharusnya menjadi kelanjutan infrastruktur tersebut.

Bagi warga Mananggu, kondisi ini bukan sekadar kesalahan perencanaan, melainkan bentuk nyata pengingkaran janji politik. Janji yang dahulu dijadikan alat meraih simpati rakyat kini justru berbalik menjadi bukti bahwa komitmen tersebut tak lebih dari strategi elektoral semata.

Tokoh pemuda Mananggu, Romin Muslim, dengan tegas menyebut apa yang terjadi sebagai “prank politik” terhadap masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak sedang salah paham. Janji itu disampaikan secara terbuka, disaksikan masyarakat. Tapi hari ini yang kami lihat bukan realisasi, melainkan pengalihan. Ini bukan kelalaian, ini pengkhianatan terhadap harapan rakyat,” tegas Romin pada Jumat (02/01/2026).

Ia menilai pembangunan Koperasi Merah Putih di atas kebutuhan dasar yang belum terpenuhi adalah bentuk kegagalan membaca realitas lapangan. Menurutnya, pemerintah terkesan lebih sibuk membangun simbol ketimbang menyelesaikan persoalan fundamental yang menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Jalan itu urat nadi aktivitas warga. Tanpa jalan yang layak, semua sektor lumpuh. Tapi justru itu yang diabaikan. Lalu apa arti janji politik jika setelah berkuasa semuanya berubah arah?” ujarnya dengan nada keras.

Romin juga menegaskan bahwa masyarakat Mananggu bukan objek eksperimen kebijakan, apalagi alat legitimasi politik lima tahunan. Ia menyebut, jika pola seperti ini terus dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap pemerintahan PAHAM akan runtuh dengan sendirinya.

“Jangan salahkan rakyat jika ke depan muncul gelombang kekecewaan. Ini bukan sekadar kritik, tapi peringatan serius. Pemerintahan dibangun atas kepercayaan, dan kepercayaan itu kini sedang terkikis,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Boalemo maupun unsur PAHAM terkait alasan belum direalisasikannya pembangunan jalan yang telah dijanjikan. Publik kini menunggu, apakah pemerintah akan menjawab dengan tindakan nyata, atau kembali membiarkan janji politik menjadi arsip kosong tanpa makna.

Red-DSI.COM

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Arogansi Saat Pembongkaran Kem Penambang di Nanasi, Ismail Tino Soroti Sikap Oknum Berseragam dan Klaim Tanah Adat
IMRAN UNO Ungkap Proses Hukum Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Masuki Tahap Pemanggilan Terlapor
Pasar Malam Hoya-Hoya Ganteng-Ganteng Ceria Resmi Dibuka di Paguat, Jadi Magnet Hiburan dan Penggerak Ekonomi Lokal
Viral Akun Facebook “Putri Tunggal” Diduga Milik Istri Kades Popaya, Berujung Laporan Polisi
KOPVITNAS 2026–2031 Resmi Dilantik, Dudung Abdurachman Tekankan Pentingnya Pengamanan Aset Strategis Bangsa
Konferensi Pers Polisi Ditunda, AKPERSI Kota Gorontalo dan Pohuwato Tegaskan Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswi Hingga Persidangan
Ka Kuhu Bergabung di AKPERSI Kota Gorontalo, Perkuat Solidaritas dan Beri Warna Baru Organisasi
Diduga Sebar Informasi Tak Terbukti, Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Ajukan Laporan UU ITE
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:31 WITA

Dugaan Arogansi Saat Pembongkaran Kem Penambang di Nanasi, Ismail Tino Soroti Sikap Oknum Berseragam dan Klaim Tanah Adat

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:35 WITA

IMRAN UNO Ungkap Proses Hukum Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Masuki Tahap Pemanggilan Terlapor

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:50 WITA

Pasar Malam Hoya-Hoya Ganteng-Ganteng Ceria Resmi Dibuka di Paguat, Jadi Magnet Hiburan dan Penggerak Ekonomi Lokal

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:33 WITA

Viral Akun Facebook “Putri Tunggal” Diduga Milik Istri Kades Popaya, Berujung Laporan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:26 WITA

KOPVITNAS 2026–2031 Resmi Dilantik, Dudung Abdurachman Tekankan Pentingnya Pengamanan Aset Strategis Bangsa

Berita Terbaru