DUASISIinvestigasi.COM, Kota Gorontalo – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah Natal Tahun 2025, Polresta Gorontalo Kota menggelar Apel Gabungan Kesiapan Pengamanan pada Selasa, 24 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan toleransi antarumat beragama di wilayah Kota Gorontalo.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Gorontalo Kota, AKP Ondang Zakaria, yang menegaskan bahwa pengamanan Natal merupakan bagian dari tanggung jawab bersama seluruh unsur pengamanan dan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran aparat negara bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pengamanan ini adalah wujud komitmen bersama agar saudara-saudara kita yang merayakan Natal dapat beribadah dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Ini juga bagian dari upaya menjaga harmoni sosial di Kota Gorontalo,” ujar AKP Ondang Zakaria dalam arahannya.
Pengamanan Natal tahun ini melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, yakni Polresta Gorontalo Kota sebanyak 150 personel, TNI 20 personel, Satpol PP 20 personel, Dinas Perhubungan 20 personel, serta unsur Dinas Kesehatan Kota Gorontalo. Seluruh kekuatan ini disebar secara proporsional di 27 gereja yang tersebar di wilayah Kota Gorontalo.
Setiap gereja ditempatkan sekitar 4 hingga 5 personel pengamanan, disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan jumlah jemaat. Selain itu, pengamanan juga dilakukan di sejumlah hotel dan lokasi ibadah lainnya yang menggelar perayaan Natal. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan.
AKP Ondang Zakaria menegaskan bahwa pola pengamanan terpadu ini tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan semata, tetapi juga pada upaya preventif guna mengantisipasi potensi gangguan sejak dini. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat yang majemuk.
“Harapan kita bersama, seluruh rangkaian perayaan Natal hingga menjelang pergantian tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan. Segala potensi persoalan, baik ringan maupun berat, dapat diantisipasi dan diselesaikan secara kolaboratif,” pungkasnya.
Dengan kesiapan personel dan koordinasi lintas sektor yang solid, Polresta Gorontalo Kota optimistis stabilitas keamanan daerah tetap terjaga, sekaligus memperkuat semangat toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.
Red-DSI.COM












