DUASISIinvestigasi.COM, GORONTALO KOTA – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Car Free Day (CFD) sebagai ruang publik yang berorientasi pada kesehatan, interaksi sosial, dan pengurangan emisi kendaraan bermotor, Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota bersama instansi terkait melaksanakan pengamanan terpadu pada Minggu, (11/01/2026), mulai pukul 06.00 WITA, di sejumlah titik strategis Kota Gorontalo.
Pengamanan tersebut melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polresta Gorontalo Kota, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta unsur terkait lainnya. Fokus utama pengamanan diarahkan pada penutupan dan pengalihan arus lalu lintas, pengawasan kawasan kegiatan, serta pelayanan langsung kepada masyarakat guna menjamin kelancaran dan keselamatan selama pelaksanaan CFD.
Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Mutiara Puspitasari Hartono, S.Tr.K., menjelaskan bahwa pengamanan Car Free Day tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan teknis lalu lintas, tetapi juga sebagai bagian dari manajemen ruang kota yang menempatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Car Free Day merupakan instrumen kebijakan publik yang bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat, tertib berlalu lintas, serta pemanfaatan ruang kota yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran aparat di lapangan berfungsi sebagai traffic management system sekaligus public service assurance,” ujar AKP Mutiara.
Ia menambahkan, pengaturan lalu lintas dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pengguna jalan, potensi kepadatan arus di sekitar lokasi kegiatan, serta aksesibilitas bagi masyarakat yang beraktivitas di luar area CFD.
“Kami menerapkan pola pengalihan arus yang adaptif dan persuasif. Pendekatan ini bertujuan meminimalkan gangguan mobilitas sekaligus memastikan ruang Car Free Day steril dari kendaraan bermotor, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Selain pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan pengawasan terhadap area kegiatan guna mencegah potensi gangguan ketertiban umum, serta memberikan imbauan humanis kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan yang berlaku.
AKP Mutiara menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengamanan kegiatan publik berskala massal seperti Car Free Day.
“Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan unsur terkait mencerminkan pendekatan integrated public safety, di mana keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, tetapi merupakan kerja kolektif demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
Dengan pengamanan terpadu tersebut, pelaksanaan Car Free Day di Kota Gorontalo diharapkan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat fungsi ruang publik sebagai sarana edukasi sosial dan pembangunan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Red-4R13F-DSI.COM










