Respon Keluhan Masyarakat Terkait “Debu” Proyek Jalan dan Jembatan di Desa Bunia, DPRD Bolmut akan Turun ke Lapangan

Selasa, 7 Mei 2024 - 15:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.ID,BOLMUT__Pekerjaan proyek Jalan di desa Bunia Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), banyak dikeluhkan warga. Salah satu Iwan pemilik Kedai GR 2 yang dikeluhkan adalah karena usahanya terhambat oleh debu akibat proyek jalan dan jembatan di jalan trans Sulawesi.

“Suda dua bulan kedai tidak dibuka karena debu merembet masuk ke dalam kedai,” ungkap Iwan kepada wartawan dengan nada kesal Selasa, (7 Mei 2024).

Akibat proyek jalan tersebut kedai bang iwan sepi pengunjung Imbas dari tercemarnya debu proyek,. “Pastinya pengunjung enggan datang ke sini karena tidak nyaman dengan kondisi debu di sekitar tempat usaha kami,” kata Iwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik kedai telah berulang kali memperingatkan pihak kontraktor melalui pengawas pekerjaan agar melakukan penyiraman secara aktif di lokasi proyek.

“Setiap hari kami minta, baik pagi, siang, sore, maupun malam, agar mereka aktif menyiram lokasi proyek. Namun, permintaan kami tidak dihiraukan, mereka menyiram tanah tapi tidak sesuai dengan harapan kami,” keluhnya.

Menanggapi keluhan warga itu, Komisi III DPRD Kabupaten Bolmong Utara Suriansyah Korompot SH. Angkat bicara soal pekerjaan tersebut. Pihak pelaksana pekerjaan harus memperhatikan kondisi masyarakat yang akan terkena dampak dari proyek itu.dengn melakukam penyiraman agar tidak mengakibatkan  debu yang menggagu kesehatan maupun usaha dari masyarakat di seputaran.

“ Hali ini kami dari DPRD suda sampaikan ke dinas pupr dan DLH dan suda ditindaklanjuti oleh kadis pupr langsung menghubungi Balai jalan Provinsi,”ungkap pria yang akrab disapa Mas Bro.

 Dalam kesempatan itu, Suriansyah menambahkan, karena adanya laporan dari masyarakat. Sehingga dalam melaksanakan salah satu fungsi DPRD yaitu fungsi pengawasan,Komisi 3 akan turun ke lapangan untuk memonitor langsung pekerjaan tersebut.

By : Mor Doank

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Arogansi Saat Pembongkaran Kem Penambang di Nanasi, Ismail Tino Soroti Sikap Oknum Berseragam dan Klaim Tanah Adat
IMRAN UNO Ungkap Proses Hukum Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Masuki Tahap Pemanggilan Terlapor
Pasar Malam Hoya-Hoya Ganteng-Ganteng Ceria Resmi Dibuka di Paguat, Jadi Magnet Hiburan dan Penggerak Ekonomi Lokal
Viral Akun Facebook “Putri Tunggal” Diduga Milik Istri Kades Popaya, Berujung Laporan Polisi
KOPVITNAS 2026–2031 Resmi Dilantik, Dudung Abdurachman Tekankan Pentingnya Pengamanan Aset Strategis Bangsa
Konferensi Pers Polisi Ditunda, AKPERSI Kota Gorontalo dan Pohuwato Tegaskan Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswi Hingga Persidangan
Ka Kuhu Bergabung di AKPERSI Kota Gorontalo, Perkuat Solidaritas dan Beri Warna Baru Organisasi
Diduga Sebar Informasi Tak Terbukti, Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Ajukan Laporan UU ITE
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:31 WITA

Dugaan Arogansi Saat Pembongkaran Kem Penambang di Nanasi, Ismail Tino Soroti Sikap Oknum Berseragam dan Klaim Tanah Adat

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:35 WITA

IMRAN UNO Ungkap Proses Hukum Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Masuki Tahap Pemanggilan Terlapor

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:50 WITA

Pasar Malam Hoya-Hoya Ganteng-Ganteng Ceria Resmi Dibuka di Paguat, Jadi Magnet Hiburan dan Penggerak Ekonomi Lokal

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:33 WITA

Viral Akun Facebook “Putri Tunggal” Diduga Milik Istri Kades Popaya, Berujung Laporan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:26 WITA

KOPVITNAS 2026–2031 Resmi Dilantik, Dudung Abdurachman Tekankan Pentingnya Pengamanan Aset Strategis Bangsa

Berita Terbaru