DUASISIinvestigasi.COM, Boalemo – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimaknai secara substantif oleh Aliansi Jurnalis Boalemo (AJB). Tidak berhenti pada seremoni simbolik, AJB justru menghadirkan praksis jurnalistik yang berorientasi pada keberpihakan sosial melalui kegiatan berbagi paket sembako kepada warga prasejahtera pada Senin (09/02/2026). Aksi ini merefleksikan pandangan bahwa pers bukan sekadar instrumen produksi wacana, tetapi juga aktor sosial yang memiliki tanggung jawab moral terhadap realitas yang setiap hari diberitakannya.
Ketua AJB, Bobi Amir, menegaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kegelisahan kolektif para jurnalis yang setiap hari bersentuhan langsung dengan dinamika sosial-ekonomi masyarakat di lapangan. Menurutnya, dalam perspektif etika jurnalistik dan tanggung jawab sosial pers, jurnalis tidak cukup hanya memotret persoalan, tetapi juga dituntut untuk menghadirkan empati dan solusi nyata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pers tidak boleh terjebak pada posisi menara gading yang hanya mengamati. Kami menyadari bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini tidak dalam keadaan ideal. Melalui momentum Hari Pers ini, kami ingin menyapa warga bukan lewat narasi berita, tetapi melalui tindakan konkret yang langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka,” ujar Bobi Amir.
Pemilihan waktu kegiatan ini dinilai strategis dan kontekstual. Selain bertepatan dengan HPN 2026, penyaluran bantuan dilakukan menjelang bulan suci Ramadan, periode yang secara sosiologis kerap diiringi dengan peningkatan harga kebutuhan pokok. Dalam kerangka ekonomi rumah tangga kelompok rentan, kondisi tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan kesejahteraan apabila tidak diantisipasi dengan solidaritas sosial.
“Ini merupakan agenda tahunan AJB. Bantuan ini mungkin tidak besar secara kuantitatif, namun kami berharap memiliki makna simbolik dan fungsional, setidaknya dapat meringankan beban warga dalam menyambut Ramadan dengan rasa aman dan ketenangan batin,” tambah Bobi.
Aksi sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat. Kehadiran jurnalis di tengah-tengah pemukiman warga miskin memperlihatkan wajah pers yang humanis dan berorientasi pada nilai-nilai keadilan sosial. Dalam konteks demokrasi deliberatif, pers tidak hanya berperan sebagai pengawal kebebasan dan kontrol kekuasaan, tetapi juga sebagai simpul empati yang menjembatani kesenjangan antara realitas struktural dan kepentingan masyarakat bawah.
Kegiatan berbagi sembako yang diinisiasi AJB ini diharapkan dapat menjadi stimulus sosial bagi komunitas lain di Kabupaten Boalemo untuk menumbuhkan budaya gotong royong dan solidaritas lintas sektor. Di tengah tekanan ekonomi yang semakin kompleks, kolaborasi sosial semacam ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat kohesi masyarakat di tingkat akar rumput.
Red-DSI.COM













