DUASISIinvestigasi.COM, GORONTALO – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek, aparat kepolisian melaksanakan sterilisasi dan pengamanan ketat di Tempat Ibadah Tridharma Tulus Harapan Kita yang berlokasi di Jalan S. Parman, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Senin malam (16/02/2026).
Sterilisasi dilakukan oleh personel Brimob Polda Gorontalo sebagai langkah preventif guna memastikan lokasi klenteng dalam kondisi aman sebelum rangkaian ibadah dimulai. Tim melakukan penyisiran menyeluruh di area dalam bangunan, altar utama, ruang-ruang ibadah, hingga lingkungan sekitar klenteng. Pemeriksaan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Gorontalo Kota, Kompol Ondang Zakaria. Personel gabungan dari Polres Gorontalo Kota bersama Polsek Kota Selatan disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk pintu masuk, area parkir, dan sepanjang ruas Jalan S. Parman untuk mengatur arus lalu lintas serta menjaga ketertiban.
Kompol Ondang Zakaria menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beragama serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat profesional dan humanis, dengan tetap membangun komunikasi yang baik bersama pengurus klenteng dan jemaat.
“Kehadiran kami adalah untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah menyambut Tahun Baru Imlek berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ini adalah bentuk pelayanan negara kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang,” ujarnya.
Sepanjang pelaksanaan ibadah, situasi terpantau aman dan terkendali. Jemaat mengikuti rangkaian doa dan ritual dalam suasana khidmat. Pengamanan dilakukan hingga seluruh kegiatan selesai sebagai bagian dari prosedur standar pengamanan hari besar keagamaan.
Momentum menyambut Tahun Baru Imlek tidak hanya menjadi perayaan budaya dan spiritual bagi umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi refleksi keberagaman yang hidup harmonis di Kota Gorontalo. Kehadiran aparat dalam pengamanan ini mempertegas sinergi antara negara dan masyarakat dalam merawat toleransi serta menjaga ruang ibadah tetap aman dan damai.
Red-421F-DSI.COM












