Ini Syarat, Prabowo Bikin Program Cek Kesehatan Gratis untuk Warga yang Ulta

Jumat, 3 Januari 2025 - 16:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA, POJOKberita.ID – Presiden Prabowo Subianto membuat program cek kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun. Program ini menelan anggaran APBN 2025 senilai Rp3,2 triliun.

Warga yang berulang tahun hanya perlu mendatangi puskesmas terdekat dengan membawa KTP.

“Program pemeriksaan kesehatan gratis mencakup 14 penyakit dan dibagi menjadi beberapa kelompok, mulai dari balita hingga lansia,” tulis akun Instagram Partai Gerindra, @gerindra, dilihat Jumat (3/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara terperinci, cek kesehatan gratis tersebut meliputi:

Balita

  • Hipotioid kongenital
  • Penyakit jantung bawaan kritis
  • Hiperplasia adrenal kongenital
  • Defisiensi G6PD
  • Pertumbuhan
  • Perkembangan
  • Indera pendengaran
  • Indera penglihatan
  • Gigi dan mulut
  • Talasemia
  • Hepar

Remaja

  • Indera pendengaran
  • Indera penglihatan
  • Gigi dan mulut
  • Talasemia
  • Anemia
  • Obesitas
  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Paru-paru
  • Kesehatan jiwa
  • Kebugaran
  • Hepar

Dewasa (18-39 Tahun)

  • Indera pendengaran
  • Indera penglihatan
  • Gigi dan mulut
  • Obesitas
  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Faktor risiko jantung stroke
  • Penyakit ginjal kronik
  • Paru-paru
  • Kesehatan jiwa
  • Kebugaran
  • Kanker payudara
  • Hepar
  • Osteoporosis

Dewasa (40-59 Tahun)

  • Indera pendengaran
  • Indera penglihatan
  • Gigi dan mulut
  • Obesitas
  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Kolestrol
  • Faktor risiko stroke
  • Faktor risiko jantung
  • Penyakit ginjal kronis
  • Paru-paru
  • Kesehatan jiwa
  • Kebugaran
  • Kanker payudara
  • Kanker leher rahim
  • Kanker usus
  • Hepar
  • Osteoporosis

Lansia

  • Indera pendengaran
  • Indera penglihatan
  • Gigi dan mulut
  • Obesitas
  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Kolestrol
  • Faktor risiko stroke
  • Faktor risiko jantung
  • Penyakit ginjal kronis
  • Paru-paru
  • Kesehatan jiwa
  • Kebugaran
  • Kanker payudara
  • Kanker leher rahim
  • Kanker usus
  • Geriatri
  • Hepar
  • Osteoporosis

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan program cek kesehatan gratis diperuntukkan bagi warga yang berulang tahun. Dia mengatakan, program ini dapat menjadi pengingat bagi warga untuk rutin memeriksakan kesehatan.

“Pas mereka ulang tahun, ‘Ah ini waktunya periksa kesehatan. Ah pas ulang tahun pemerintah memberikan hadiah ulang tahun dalam bentuk pemeriksaan kesehatan,” tutur Budi

Dengan kado ulang tahun berupa medical check up, kata Budi, angka harapan hidup masyarakat Indonesia bisa lebih panjang. Sebab, mereka mengetahui status kesehatan dan melakukan pencegahan berdasarkan hasil pemeriksaan.

“(Hadiah medical check up di hari ulang tahun) Ini agar umur masyarakat semakin panjang, jadi ulang tahunnya bisa sampai 80an,” ujar dia.

Sebagai tambahan, program pemeriksaan ini berbeda dari skrining kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencakup 14 jenis penyakit. Medical check up ulang tahun ini dirancang untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit sesuai golongan usia, dengan tujuan meningkatkan efektivitas deteksi dini dan meminimalkan risiko kematian serta kecacatan.

Editor : Ra

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Arogansi Saat Pembongkaran Kem Penambang di Nanasi, Ismail Tino Soroti Sikap Oknum Berseragam dan Klaim Tanah Adat
IMRAN UNO Ungkap Proses Hukum Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Masuki Tahap Pemanggilan Terlapor
Pasar Malam Hoya-Hoya Ganteng-Ganteng Ceria Resmi Dibuka di Paguat, Jadi Magnet Hiburan dan Penggerak Ekonomi Lokal
Viral Akun Facebook “Putri Tunggal” Diduga Milik Istri Kades Popaya, Berujung Laporan Polisi
KOPVITNAS 2026–2031 Resmi Dilantik, Dudung Abdurachman Tekankan Pentingnya Pengamanan Aset Strategis Bangsa
Konferensi Pers Polisi Ditunda, AKPERSI Kota Gorontalo dan Pohuwato Tegaskan Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswi Hingga Persidangan
Ka Kuhu Bergabung di AKPERSI Kota Gorontalo, Perkuat Solidaritas dan Beri Warna Baru Organisasi
Diduga Sebar Informasi Tak Terbukti, Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Ajukan Laporan UU ITE
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:31 WITA

Dugaan Arogansi Saat Pembongkaran Kem Penambang di Nanasi, Ismail Tino Soroti Sikap Oknum Berseragam dan Klaim Tanah Adat

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:35 WITA

IMRAN UNO Ungkap Proses Hukum Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Masuki Tahap Pemanggilan Terlapor

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:50 WITA

Pasar Malam Hoya-Hoya Ganteng-Ganteng Ceria Resmi Dibuka di Paguat, Jadi Magnet Hiburan dan Penggerak Ekonomi Lokal

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:33 WITA

Viral Akun Facebook “Putri Tunggal” Diduga Milik Istri Kades Popaya, Berujung Laporan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:26 WITA

KOPVITNAS 2026–2031 Resmi Dilantik, Dudung Abdurachman Tekankan Pentingnya Pengamanan Aset Strategis Bangsa

Berita Terbaru