Framing, Fakta, dan Kekacauan Konteks: Pelajaran dari Video Elnino yang Viral Lagi

Jumat, 28 November 2025 - 15:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : RDj

Di panggung politik Gorontalo saat ini, video lama Elnino M. Husein Mohi atau biasa disapa Elnino, tetiba muncul kepermukaan lagi. Rekaman itu memperlihatkan dia seolah mendukung acara Gorontalo Half Marathon (GHM). Padahal, ini video lama, bukan sikap terkini. Tapi, kini dipakai buat “menguatkan” event GHM.

Menurut saya, ini bukan cuma soal video salah konteks. Ini contoh nyata bagaimana materi lama bisa dipelintir jadi alat politik hari ini. Elnino pun terseret dalam “perang persepsi” antara Gusnar dan Adhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klarifikasi Gerindra: Jangan Pakai Video Lama!

Sekretaris DPC Gerindra Kota Gorontalo sudah angkat bicara. Tegasnya: video itu bukan dukungan Elnino sekarang. Dia juga kritik keras: “Kalau programnya bagus, ngapain pakai video lama? Itu mah tanda panik saja.”

Pernyataan ini penting. Ada dua hal:

  1. Sikap resmi partai: video bukan representasi Elnino hari ini.
  2. Pakai video lama itu cara tidak sehat dalam berpolitik.

Buat saya, klarifikasi ini harus jadi acuan utama sampai ada pernyataan baru dari Elnino yang jadi subyeknya.

Berita RRI: Artikel Ilang, Publik Bingung. Berita soal video lama dukungan Elnino menghilang

Ada satu lagi yang bikin penasaran: artikel RRI Gorontalo tentang dukungan Elnino ke GHM tiba-tiba hilang dari internet. Cuma judulny yang tersisa.

Saya tekankan: hilangnya artikel tidak serta merta berarti manipulasi. Bisa saja karena koreksi redaksi. Tanpa klarifikasi resmi redaksi RRI, kita tidak boleh asal tuduh.

Tapi kejadian ini mengingatkan kita bahwa media harus cover both side, apalagi di tengah isu politik yang panas.

Adhan Dambea: Tokoh Kunci, Tapi Konflik? Ah, Belum Tentu!

Adhan Dambea, Ketua Dewan Penasihat Gerindra Provinsi, punya posisi strategis. Dia tokoh penghubung banyak kelompok. Ini bikin dinamika politik kian kompleks, pun terkait komunikasi dengan pemerintah propinsi.

Tapi saya ingatkan, sampai detik ini tak ada bukti seteru terbuka antara Adhan, Elnino, atau Gerindra dengan pemprov. Yang terjadi lebih ke “salah baca” sinyal politik—hal yang biasa di daerah.

Pandangan Saya: Publik Harus Cerdas

Berdasarkan analisis ini, saya ajak pembaca bahwa:

  1. Video lama jangan jadi patokan sikap politik sekarang.
  2. Utamakan klarifikasi resmi: Pernyataan Gerindra kota lebih bisa dipercaya ketimbang gosip.
  3. Jangan kebablasan spekulasi liar: Artikel RRI hilang? Tunggu penjelasan, jangan buru-buru bikin teori sesat.
  4. Beda pendapat itu wajar. Elnino dan Adhan satu partai, wajar ada diskursus internal. Bukan berarti pecah.

Penutup

Video Elnino ini mengingatkan kita: ruang publik Gorontalo rentan misinformasi. Klarifikasi Gerindra sudah tepat, tapi publik juga wajib kritis.

Eskalasi politik Gusnar, Adhan, dan Elnino bukan sekadar politik jegal menjegal, tapi bagian dari peta politik lokal yang terus bergerak dinamis. Di sini, kewajiban kita bersama: masyarakat harus cerdas verifikasi, media tetap jaga netralitas. Positifnya, publik semakin terdewasakan secara politik. Kita tiap hari disuguhi berita yang mematangkan nalar.RED

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuasa Hukum Desak Bareskrim dan Divpropam Usut Dugaan Penganiayaan, Pengeroyokan, dan Intimidasi terhadap Ukar Suharno
Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV
PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan
Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan
Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat
AKPERSI Warning Columbus Gorontalo, Ka Kuhu Minta Disnaker Segera Sidak Dugaan Hak Pekerja Tak Dibayarkan
AKPERSI Kota Gorontalo Soroti Dugaan Penahanan Ijazah Pekerja oleh PT MNJ, Minta Hak Buruh Dilindungi dan Perusahaan Beri Klarifikasi
Pengurus DPD AKPERSI Gorontalo Jalin Silaturahmi dengan Dandim 1313/Pohuwato, Perkuat Sinergi Pers dan TNI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:25 WITA

Kuasa Hukum Desak Bareskrim dan Divpropam Usut Dugaan Penganiayaan, Pengeroyokan, dan Intimidasi terhadap Ukar Suharno

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WITA

Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:42 WITA

PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:46 WITA

Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:12 WITA

Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat

Berita Terbaru