Abdul Hamid Sukoli: Independensi Polri Adalah Pilar Negara Hukum dan Demokrasi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISISinvestigasi.COM, Pohuwato. —Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pohuwato, Abdul Hamid Sukoli, menyampaikan pernyataan sikap politiknya yang menegaskan dukungan kelembagaan DPRD Kabupaten Pohuwato terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjalankan fungsi konstitusionalnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pernyataan sikap tersebut sekaligus menjadi respons kritis atas berkembangnya wacana publik dan diskursus nasional terkait usulan penempatan institusi Polri di bawah naungan kementerian tertentu, khususnya Kementerian Dalam Negeri. Wacana tersebut belakangan mengemuka di berbagai media massa dan media elektronik, bahkan telah dibahas dalam forum resmi Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPR RI pada Selasa (27/01/2026).

Dalam pandangan Abdul Hamid Sukoli, diskursus tersebut harus disikapi secara hati-hati, objektif, dan berlandaskan pada prinsip ketatanegaraan serta semangat reformasi sektor keamanan. Ia menegaskan bahwa Polri sebaiknya tetap dipertahankan sebagai institusi negara yang berdiri sendiri dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia, sebagaimana amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyatakan sikap dan pendapat bahwa institusi Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Hal ini penting agar Polri dapat terus bekerja dalam kerangka independensi dan netralitasnya, tanpa intervensi kepentingan politik atau birokrasi sektoral,” ujar Abdul Hamid Sukoli.

Menurutnya, independensi Polri merupakan prasyarat fundamental bagi terwujudnya penegakan hukum yang profesional, objektif, dan berkeadilan. Penempatan Polri di bawah kementerian tertentu berpotensi menimbulkan konflik kepentingan struktural, sekaligus melemahkan posisi Polri sebagai institusi penegak hukum yang netral dan berjarak sama terhadap seluruh elemen kekuasaan maupun masyarakat.

Lebih jauh, Abdul Hamid Sukoli menilai bahwa dalam konteks demokrasi modern, Polri tidak hanya menjalankan fungsi represif penegakan hukum, tetapi juga mengemban peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial, ketertiban umum, serta perlindungan hak-hak sipil warga negara. Oleh karena itu, struktur kelembagaan Polri harus menjamin ruang gerak yang independen, profesional, dan akuntabel.

“Polri adalah pilar penting dalam sistem demokrasi dan negara hukum. Independensi institusi ini bukan semata-mata kepentingan Polri, tetapi kepentingan publik dan bangsa secara keseluruhan,” tegasnya.

Atas dasar tersebut, Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Pohuwato menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Polri dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, humanis, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dukungan ini, menurut Abdul Hamid Sukoli, juga harus dibarengi dengan penguatan pengawasan, transparansi, dan reformasi internal Polri secara berkelanjutan.

Pernyataan sikap ini diharapkan dapat menjadi kontribusi konstruktif dari daerah dalam memperkaya diskursus nasional mengenai tata kelola institusi penegak hukum, sekaligus memperkuat posisi Polri sebagai institusi negara yang independen, netral, dan dipercaya publik.

Red-DSI.COM

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Semarak HUT AKPERSI ke-2 dan KLTV ke-6, DPC AKPERSI se-Kalbar Resmi Dilantik, Santunan Anak Yatim Warnai Peringatan
Jefry Yoker Taha Apresiasi Kesuksesan HUT RI ke-81 di Jalteng
BNNP Gorontalo Perkuat Gerakan Bersama: Edukasi, Rehabilitasi hingga Pemberantasan Menuju Gorontalo BERSINAR
APBN Besar, Hasil Dipertanyakan: Proyek KNMP Pentadu Barat Menuai Gelombang Kritik
YL Bantah Keterlibatan di Lokasi Longsor PETI DAM Hulawa
Ketua Umum DPP AKPERSI Apresiasi Kapolres Purworejo, Hukum Harus Jadi Panglima
Lima Penambang Tertimbun Longsor PETI DAM Hulawa, Muncul Informasi Korban Lain Masih Tertimbun
Wali Kota Gorontalo Resmikan Gedung Pelayanan Baru RS Multazam, Tandai Satu Dekade Pengabdian di Bidang Kesehatan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:23 WITA

Semarak HUT AKPERSI ke-2 dan KLTV ke-6, DPC AKPERSI se-Kalbar Resmi Dilantik, Santunan Anak Yatim Warnai Peringatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:14 WITA

Jefry Yoker Taha Apresiasi Kesuksesan HUT RI ke-81 di Jalteng

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:11 WITA

BNNP Gorontalo Perkuat Gerakan Bersama: Edukasi, Rehabilitasi hingga Pemberantasan Menuju Gorontalo BERSINAR

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:33 WITA

APBN Besar, Hasil Dipertanyakan: Proyek KNMP Pentadu Barat Menuai Gelombang Kritik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:21 WITA

Ketua Umum DPP AKPERSI Apresiasi Kapolres Purworejo, Hukum Harus Jadi Panglima

Berita Terbaru

Advertorial

Jefry Yoker Taha Apresiasi Kesuksesan HUT RI ke-81 di Jalteng

Senin, 24 Agu 2026 - 10:14 WITA