LPBH NU Jakarta Dorong Advokasi dan Deteksi Dini untuk Cegah Kerawanan Sosial

Sabtu, 27 September 2025 - 06:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISIinvestigasi.COM, Jakarta, — Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Jakarta menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Penggerak Advokasi dan Deteksi Dini Kerawanan Sosial” pada Jumat (26/09/2025), diskusi ini sebagai bagian dari komitmen NU untuk terus mendorong peran aktif masyarakat dalam menciptakan keadilan sosial dan ketahanan masyarakat dari potensi konflik maupun ketimpangan struktural.

Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Daerah Jakarta (KH. Syamsul Ma’arif). Dalam kesempatan tersebut Ketua PWNU Jakarta menyampaikan pentingnya peran LPBH NU dalam memberikan advokasi penyuluhan dan bantuan hukum kepada masyarakat Nahdliyin dan masyarakat pada umumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua LPBH NU Jakarta (Abdu Rohman, SH) menjelaskan bahwa tantangan sosial saat ini, seperti ketimpangan ekonomi, intoleransi, konflik agraria, serta penyebaran disinformasi, memerlukan langkah preventif yang sistematis dan berbasis komunitas. “Deteksi dini sangat penting agar potensi konflik atau gangguan sosial bisa segera diidentifikasi dan diselesaikan sebelum berkembang menjadi masalah besar,” tegasnya.

Dalam acara diskusi ini dihadiri pembicara lainnya, Sira Prayuna (Wakil Ketua Bidang Hukum PWNU Daerah Jakarta sekaligus Pembina dari LPBH NU Daerah Jakarta), Sukoco Hendarto (Kanwil Kumham Daerah Jakarta), AKBP Danu Wiyata (Kasubdit 1 Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya) dan Eliezer H. SE. MM. (Plt.Kepala Bidang Politik & Demokrasi Bakesbanpol Provinsi Daerah Jakarta) dan dimoderatori oleh Dr. Yapiter Marpi, SH.MH

Diskusi ini bertujuan untuk menggali perspektif lintas sektor dalam memperkuat peran advokasi berbasis masyarakat, memperluas literasi hukum di kalangan warga, serta menyusun strategi deteksi dini terhadap potensi kerawanan sosial seperti intoleransi, kemiskinan struktural, konflik horizontal, dan marjinalisasi kelompok rentan. Terang M. Dzikir Amir, SH.

“Sebagai bagian dari Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, kami memandang pentingnya advokasi hukum tidak hanya sebagai reaksi terhadap peristiwa, tetapi sebagai gerakan aktif dalam mencegah ketimpangan dan ketidakadilan sejak dini, untuk menyusun langkah konkret dalam menghadirkan keadilan sosial yang berkelanjutan” ujar Abdul Rohman, SH. Red

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuasa Hukum Desak Bareskrim dan Divpropam Usut Dugaan Penganiayaan, Pengeroyokan, dan Intimidasi terhadap Ukar Suharno
Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV
PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan
Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan
Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat
AKPERSI Warning Columbus Gorontalo, Ka Kuhu Minta Disnaker Segera Sidak Dugaan Hak Pekerja Tak Dibayarkan
AKPERSI Kota Gorontalo Soroti Dugaan Penahanan Ijazah Pekerja oleh PT MNJ, Minta Hak Buruh Dilindungi dan Perusahaan Beri Klarifikasi
Pengurus DPD AKPERSI Gorontalo Jalin Silaturahmi dengan Dandim 1313/Pohuwato, Perkuat Sinergi Pers dan TNI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:25 WITA

Kuasa Hukum Desak Bareskrim dan Divpropam Usut Dugaan Penganiayaan, Pengeroyokan, dan Intimidasi terhadap Ukar Suharno

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WITA

Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:42 WITA

PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:46 WITA

Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:12 WITA

Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat

Berita Terbaru