DUASISIinvestigasi.COM, POHUWATO — Suasana Lapangan Sumpah Pemuda, Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, tampak begitu semarak pada Sabtu malam (09/11/2025). Ratusan warga tumpah ruah memenuhi area pertandingan untuk menyaksikan pembukaan Turnamen Mini Soccer Dengilo Cup 2025, sebuah ajang olahraga bergengsi yang menjadi wahana pengembangan bakat sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat melalui semangat sportivitas.
Turnamen yang diikuti 16 klub dari berbagai desa di Kecamatan Dengilo dan sekitarnya ini dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Pohuwato, Muhamad Afif, didampingi Ketua Askab PSSI Pohuwato, Camat Dengilo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (atau perwakilan Kabid), serta Koordinator Wilayah Pendidikan Dengilo.
Dalam sambutannya, Ketua KONI Pohuwato, Muhamad Afif, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut. Ia menilai, turnamen semacam ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga ruang pembentukan karakter, disiplin, dan tanggung jawab sosial di kalangan pemuda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mini Soccer Dengilo Cup merupakan cerminan nyata semangat pemuda yang ingin berkontribusi melalui olahraga. Tujuan utama bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan membangun karakter, menanamkan sportivitas, dan memperkuat kebersamaan. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkelanjutan dan berkembang,” ujar Muhamad Afif.
Lebih lanjut, Afif menegaskan bahwa KONI Pohuwato akan senantiasa mendukung setiap inisiatif masyarakat dan komunitas olahraga yang berorientasi pada kemajuan daerah, khususnya dalam pembinaan atlet di tingkat kecamatan. Menurutnya, potensi talenta muda di Pohuwato sangat besar, asalkan mendapat ruang pembinaan yang tepat melalui kegiatan kompetitif yang sehat, terarah, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Pohuwato turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai fair play dan menjaga semangat persaudaraan di lapangan.
“Sepak bola bukan sekadar persoalan menang atau kalah, tetapi bagaimana kita mampu menjadikan olahraga ini sebagai media mempererat solidaritas dan persahabatan,” tuturnya.
Turnamen Dengilo Cup 2025 dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, menggunakan sistem gugur hingga babak final. Antusiasme masyarakat tampak luar biasa, diperkuat dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dua sponsor utama — Fikran Samarang, S.Pd dan Ronal Dude, dua tokoh muda di wilayah Dengilo yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan olahraga.
Keduanya menjadi bagian penting di balik suksesnya penyelenggaraan turnamen ini. Melalui inisiatif dan dukungan mereka, kegiatan olahraga tersebut tidak hanya terlaksana dengan baik, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat.
“Kami merasa bangga dapat turut berkontribusi dalam kegiatan positif ini. Olahraga adalah ruang pemersatu dan wahana kebersamaan. Kami ingin semangat itu tetap hidup di tengah masyarakat Dengilo,” ujar Fikran Samarang, S.Pd, mewakili sponsor utama.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Dengilo mengapresiasi kerja keras panitia dan inisiatif masyarakat Desa Popaya yang berhasil menghadirkan kegiatan konstruktif di tengah kehidupan sosial. Ia berharap, turnamen ini dapat menjadi simbol persatuan antar-desa serta menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.
Acara pembukaan berlangsung penuh semangat dan ditandai dengan tendangan simbolis oleh Ketua KONI Pohuwato bersama Ketua Askab PSSI, yang sekaligus menandai dimulainya laga perdana. Sorak-sorai penonton menambah suasana meriah di bawah gemerlap lampu lapangan, menggambarkan antusiasme masyarakat terhadap dunia olahraga lokal.
Turnamen Mini Soccer Dengilo Cup 2025 bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga refleksi semangat kebersamaan dan identitas masyarakat Dengilo — bahwa melalui olahraga, persatuan dapat dirajut, inspirasi dapat tumbuh, dan cita-cita membangun daerah dapat diwujudkan bersama.
Red-DSI.COM










