Pasar Malam GGC di Terminal Marisa, Berkah Ekonomi bagi Tukang Parkir dan Sebagian Pedagang Lokal

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUASISIinvestigasi.COM, Pohuwato – Penyelenggaraan pasar malam oleh komunitas GGC (Ganteng-Ganteng Ceria) di kawasan Terminal Marisa, Kabupaten Pohuwato, Jumat 27/02/2026 memberikan dampak ekonomi yang terukur bagi masyarakat sekitar, khususnya bagi pemilik lahan yang dimanfaatkan sebagai area parkir serta sebagian pedagang lokal yang membuka lapak selama pasar malam GGC berlangsung.

Aktivitas pasar malam yang berlangsung setiap malam menghadirkan konsentrasi pengunjung dalam jumlah signifikan. Kondisi tersebut secara langsung menciptakan peluang ekonomi berbasis ruang (space-based economy), terutama bagi warga yang memiliki lahan kosong di sekitar lokasi kegiatan dan mengalihfungsikannya menjadi kantong parkir sementara.

Salah seorang pemuda yang mengelola parkir di lahan milik keluarganya mengungkapkan bahwa pendapatan rata-rata yang diperoleh mencapai sekitar Rp500.000 per malam. Angka tersebut dinilai cukup substansial dalam konteks pendapatan harian masyarakat sektor informal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendapatan rata-rata sekitar lima ratus ribu rupiah. Ini sangat membantu dan terasa sebagai berkah di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Dalam perspektif ekonomi mikro, fenomena ini menunjukkan adanya optimalisasi aset lokal yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pendapatan temporer. Pemanfaatan lahan pribadi sebagai area parkir merepresentasikan bentuk adaptasi ekonomi masyarakat terhadap momentum keramaian publik.

Selain sektor perparkiran, sebagian pedagang lokal yang membuka lapak selama pasar malam GGC berlangsung juga merasakan dampak positif dari meningkatnya mobilitas pengunjung. Warga setempat memanfaatkan peluang tersebut dengan menjajakan aneka kuliner dan makanan ringan.

Lian, salah satu pedagang yang menjual lemper, mengaku bersyukur atas tambahan penghasilan yang diperoleh selama pasar malam berlangsung.

“Pendapatan tambahan, alhamdulillah. Ramadhan kali ini terasa lebih ringan karena ada pemasukan setiap malam,” ungkapnya.

Secara konseptual, pasar malam GGC berperan sebagai stimulus ekonomi lokal yang bersifat langsung (direct economic impact). Perputaran uang terjadi secara cepat dan menyentuh lapisan masyarakat bawah tanpa melalui mekanisme distribusi yang kompleks. Hal ini memperlihatkan adanya efek multiplier di tingkat lokal, di mana aktivitas utama pasar malam memicu tumbuhnya aktivitas ekonomi turunan seperti jasa parkir dan perdagangan skala kecil.

Dengan demikian, pasar malam GGC di Terminal Marisa tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi berbasis komunitas yang menghadirkan keberkahan bagi tukang parkir pemilik lahan sekitar serta sebagian pedagang lokal di Kabupaten Pohuwato.

Red-DSI.COM

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuasa Hukum Desak Bareskrim dan Divpropam Usut Dugaan Penganiayaan, Pengeroyokan, dan Intimidasi terhadap Ukar Suharno
Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV
PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan
Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan
Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat
AKPERSI Warning Columbus Gorontalo, Ka Kuhu Minta Disnaker Segera Sidak Dugaan Hak Pekerja Tak Dibayarkan
AKPERSI Kota Gorontalo Soroti Dugaan Penahanan Ijazah Pekerja oleh PT MNJ, Minta Hak Buruh Dilindungi dan Perusahaan Beri Klarifikasi
Pengurus DPD AKPERSI Gorontalo Jalin Silaturahmi dengan Dandim 1313/Pohuwato, Perkuat Sinergi Pers dan TNI
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:25 WITA

Kuasa Hukum Desak Bareskrim dan Divpropam Usut Dugaan Penganiayaan, Pengeroyokan, dan Intimidasi terhadap Ukar Suharno

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WITA

Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:42 WITA

PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:46 WITA

Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:12 WITA

Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat

Berita Terbaru