Polres Dinilai Tak Mampu Atasi PETI di Kabupaten Pohuwato

Senin, 27 November 2023 - 13:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberta.id, POHUWATO,Sejumlah masyarakat mempertanyakan kinerja Polres dalam penaganan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato.

Pasalnya sudah banyak Pekerjaan PETI di Kabupatan Pohuwato namun belum jelas penaganan dari pihak Kepolisian selaku pengamanan wilayah yang di amanatkan oleh Polri saat ini.

Belum lagi kerap terjadi beberapa kali kejadian yang memakan korban akibat adanya kelalaian dan diduga kurangannya pengawasan di wilayah pertambangan tersebut.

Fadel Marwan Hamid Salah seorang Aktivis lingkungan Provinsi Gorontalo kecam dengan keras langkah polres untuk bisa melakukan penertiban keseluruhan PETI yang ada di wilayah Kabupatan Pohuwato karena di nilai sangat berbahaya.

” Saya meminta kepada Kapolres Pohuwato untuk melakukan tindakan yang masif dalam penaganan persoalan PETI tersebut apalagi di musim penghujan yang kita sadari bersama dapat membahayakan pekerja tambang ilegal itu sendiri,” Ujarnya kepada awak media. Senin 27 November 2023.

Dirinya juga menduga-duga adanya kongkalingkong terhadap pihak kepolisian dan pelaku PETI tersebut

“Yang saya takutkan pihak Polres Pohuwato sedang menutup mata dengan pekerjaan PETI di pohuwato sebab ini sudah berlangsung lama aktif bekerja di berbagai lokasi di Kabupatan Pohuwato,” tegasnya.

Semantra itu di tempat terpisah Faisal Harianda Kasat Reskrim Kabupatan Pohuwato saat di mintai keterangan dirinya mengklaim pihaknya tengah berupaya melakuan tugasnya.

“Sejauh ini kami sudah melakukan upaya proentik, prespetik, sampai resprentif sudah dilakukan buktinya hingga saat ini sudah ada yang di lakukan eksekusi alat dan prosesnya sedang beejalan,” Ungkap Faisal senin, 27 November 2023.

Tak hanya itu dirinya juga menyikapi terhadap korban yang sudah sering berjatuhan itu tetap di lakukan sesui tahapan yang ada.

“Untuk persoalan kasus banyaknya korban yang terjadi di lokasi itu sudah kami lakukan pemeriksaan dan minggu ini akan di lakukan pemeriksaan Saksi lainya seperti kejadian di Taluditi kemarin,” Tutupnya.

Penulis : isjan/PB.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV
PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan
Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan
Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat
AKPERSI Warning Columbus Gorontalo, Ka Kuhu Minta Disnaker Segera Sidak Dugaan Hak Pekerja Tak Dibayarkan
AKPERSI Kota Gorontalo Soroti Dugaan Penahanan Ijazah Pekerja oleh PT MNJ, Minta Hak Buruh Dilindungi dan Perusahaan Beri Klarifikasi
Pengurus DPD AKPERSI Gorontalo Jalin Silaturahmi dengan Dandim 1313/Pohuwato, Perkuat Sinergi Pers dan TNI
Ka Kuhu Soroti Dugaan Pelanggaran Kode Etik Oknum Polisi, Minta Proses Berjalan Transparan dan Profesional
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:39 WITA

Ka Kuhu Warning Colombus Gorontalo: Dugaan Tunggakan Upah Mitra Picu Pertanyaan Besar soal Penunjukan SPV

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:42 WITA

PT Columbus Gorontalo Buka Suara: Abdul Arif Saud Disebut Bukan Karyawan, Ancam Tempuh Jalur Hukum atas Pemberitaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:46 WITA

Mahasiswa Vokasi UNG Bantah Narasi “Provokasi” dan “Ambisi Pribadi”, Minta Fokus pada Substansi Kebijakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:12 WITA

Ketua Umum AKPERSI Ambil Langkah Tegas, Ketua DPC Tanggamus Diberhentikan Dengan Tidak Hormat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:02 WITA

AKPERSI Warning Columbus Gorontalo, Ka Kuhu Minta Disnaker Segera Sidak Dugaan Hak Pekerja Tak Dibayarkan

Berita Terbaru